Pelaku Kekerasan Menyerahkan Diri

Lahat, terasnews.id – Akhirnya dua pelaku kekerasan terhadap korban Juwendi (48) seorang sopir Desa Lubuk Glumpang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Firmansyah (20) warga Desa Tanjung Aur, Kikim Tengah, Lahat, dan Puasari (23) warga Desa Saung Naga Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, menyerahkan diri ke Kantor Polisi.

Kedua pelaku terduga melakukan kekerasan terhadap Biduan Orgen Tunggal (OT) ini, Eko Susanto (45) warga Desa Partikel Lama Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, dan Sapriedi alias SAP (35) warga Desa Partikal Lama Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

“Akibat dari kekerasan yang dilakukan oleh para pelaku menyebabkan korban Juwendi, dan Firmansyah mengalami luka luka. Sedangkan, Puasari yang merupakan Biduan OT meninggal dunia,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK MSi didampingi Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Darma SIK disampaikan Kasubag Humas IPTU Sabar T, melalui AIPTU Lismono SH, Kamis (7/11/2019).

Untuk kronologis kejadian, diceritakan Lismono, Senin tanggal 14 oktober 2019 sekira pukul 01.00 WIB bertempat di Desa Patikal Lama Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat telah terjadi tindak pidana kekeraasan terhadap orang atau barang secara bersama sama 1unit mobil merk Toyota Avanza warna putih BG 1057 LS.

“Kekerasan yang dilakukan para pelaku dengan merusak kaca pintu mobil depan sebelah kiri dengan mengunakan sebuah batu. Selanjutnya, pelaku Sapriedi alias SAP memukuli korban Juwedi mengalami luka lecet pada bagian siku sebelah kiri, luka lebam dan lecet pada bagian hidung dan korbn Pirmansyah mengalami luka pada bagian siku sebelah kanan dan korban PUASARI (meninggal dunia) kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polsek Kikim Timur Polres Lahat untuk di tindak lanjuti,” tambahnya.

Usai melakukan pecah kaca, dijelaskan Lismono, para tersangka langsung melancarkan aksi dengan cara memukuli korbannya. Dari LP/B- 24 /X/2019/SS/Res Lahat/Sek KimTim, Tanggal 14 Oktober 2019. Kronologis penangkapan, Rabu (30/10/2019) sekira pukul 10.05 WIB, kedua tersangka yakni, Eko Susanto dan Sapriedi alias SAP menyerahkan diri.

“Para pelaku bukan hanya menyerahkan diri saja, juga membawa 1 unit mobil merk Toyota Avanza warna putih dengan Nopol BG 1057 LS. Kini kedua pelaku telah diamankan dan menjalankan proses hukum lebih lanjut kedepan,” imbuhnya.

Dari kejadian yang ada, sambung Lismono, pintu kaca mobil sebelah kanan milik korban pecah dan mengalami kerugian materil Rp.2 juta rupaih. “Sedangkan dari tangan kedua pelaku Polisi berhasil mengamankan mobil Avanza warna putih, 1 buah batu, 1 buah kaos tanpa kerah warna biru bertuliskan WET, kaca pintu mobil dalam keadaan pecah, 1 buah kaos berkerah lengan pendek motif garis garis, dan, 1 buah celana levis pendek warna biru, sekarang keduanya sudah kita amankan,” ujar Lismono. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + 7 =