Komisoner KPU Lahat dan Prabumulih Bakal Disanksi

Palembang , terasnews.id – Anggota DKPP Profesor Dr. Teguh Prasetyo, SH., M.Si telah memimpin sidang kode etik terkait pelanggaran yang dilakukan penyelenggara pemilu yakni KPU Lahat dan Prabumulih.  Jika terbukti bersalah tidak netral maka komisioner KPU Lahat dan Prabumulih akan mendapat saksi berat yakni pemecetan.

Hal tersebut diungkapkan Prof Teguh Prasetyo usai sidang kode etik KPU Prabumulih di ruang rapat pleno Bawaslu,  Selasa (10/7).

Teguh Prasetyo mengatakan,  sidang untuk KPU Prabumulih berjalan lancar. Hadir juga saksi dari LO dan KPU Prabumulih yang mengatur kegiatan itu. “Kami mencari informasi sedetil detilnya.  Kesaksian saksi tadi bagus,  jadi bisa dilihat persoalan sebenarnya.  Hasilnya nanti diproses dipusat, ” katanya.

Untuk sidang kode etik KPU Lahat,  kata Teguh, pelapornya tidak hadir.  Sehingga diatur ulang pemanggilannya. “Cuma 2 penyelenggara yang kita proses.  Untuk kabupaten kota lainnya tidak ada laporan,” ucapnya.

Menurutnya,  hasil sidang kode etik ini tidak akan mempengaruhi hasil suara Pilkada yang diperoleh paslon.

“Bukan output pilkada yang kita proses.  Tapi penyelenggara yang melakukan pelanggaran.  Sanksinya bisa diberhentikan jika terbukti bersalah atau direhab jika tidak terbukti  bersalah.  Kita ingin penyelenggara berintegritas dan bermartabat, ” pungkasnya.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − ten =