Kemdikbud: UNBK Munculkan Sikap Gotong Royong

Jakarta, terasnews.id – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Totok Suprayitno mengatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) memiliki nilai positif yakni gotong royong.
“Saya kira nilai positif dari UNBK ini adalah sikap gotong royong. Sekolah yang belum memiliki fasilitas untuk ujian bisa menumpang di sekolah lainnya,” ujar Totok di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan pelaksanaan UN untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dimulai sejak Senin (2/4) berjalan lancar. Meskipun ada beberapa kendala yang mewarnai pelaksanaan UNBK seperti padamnya listrik hingga jaringan internet yang belum stabil.
“Untuk UNBK, setiap anak menghadapi soal yang berbeda. Jadi sangat sedikit potensi kebocoran soal. Misalnya ada anak jumlahnya 100 maka soalnya pun 100. Seandainya benar soal yang dihadapi berbeda,” tambah dia.
Totok meyakini dan menjamin kebocoran soal tidak terjadi. Pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar kasus tersebut tidak terjadi.

“Yang bisa menjamin itu Gusti Allah, kalau kita upaya soal dienkripsi. Artinya soal sudah ada tiga hari sebelum pelaksanaan UNBK di sekolah masing-masing di server. Tetapi baru bisa dibuka saat beberapa menit sebelum pelaksanaan ujian. Siswa mendapat token dan baru bisa login oleh siswa,” jelas dia.
Totok berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mempercepat jaringan internet di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) agar jumlah sekolah yang mengikuti UNBK semakin bertambah.
Sebanyak 1.485.302 siswa dari 13.054 SMK mengikuti UN yang diselenggarakan mulai 2 April hingga 5 April. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.495 SMK atau 1.459.062 siswa melaksanakan UNBK dan sisanya Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).
Sedangkan UN, untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) sederajat diselenggarakan pada 9 hingga 12 April dan sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat diselenggarakan pada 23 hingga 26 April. Sementara, UN susulan untuk SMK dan SMA sederajat akan diselenggarakan pada 17 hingga 18 April dan untuk SMP sederajat pada 8 hingga 9 Mei 2018.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + seven =