Kapolda Bali Ingatkan Anggota Jadi Pelayan Masyarakat

     Denpasar, terasnews.id – Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengingatkan segenap anggotanya agar mengubah mental awalnya ingin dilayani, agar bisa menjadi pelayan masyarakat.
“Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 ini saya menekankan kepada segenap anggota kepolisian, agar mengubah mental untuk siap melayani masyarakat,” ujar Golose, di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu.
Sesuai amanat Presiden Joko Widodo, kata jenderal bintang dua ini, segenap anggota kepolisian harus menjadi “Rastra Sewakottama” yang artinya polisi sebagai abdi utama nusa dan bangsa.
Golose mengatakan, sesuai perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar anggota kepolisian menjadi profesional, modern dan terpercaya bagi masyarakat yang tidak terlepas dari peran media massa yang juga diharapkan berpartisipasi terkait hal ini.
“Minimal kita sudah memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan dibuktikan dari hasil penelitian Universitas Indonesia dan Universitas Udayana dimana kepuasan masyarakat Pulau Dewata terhadap kinerja Kepolisian Daerah Bali, amat sangat dipercaya,” kata Golose.
Kepercayaan dari masyarakat ini disebabkan keseriusan Polda Bali dalam mengungkap kejahatan dunia dalam jaringan atau “online” (cyber crime) tahun 2017 dan saat ini bekerja sama dengan negara lain yang  masuk hingga dalam peradilan atau ekstradisi.
Untuk pengungkapan “transnasional crime”, tidak juga harus diadili di Indonesia, namun dapat juga melakukan ekstradisi atau pun deportasi yang sudah kami lakukan,” katanya.
Ia mengatakan, Presiden Joko Widodo juga mengakui dan memberikan apresiasi kepada kepolisian mampu mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang berjalan dengan lancar.
Kemudian dalam amanat Presiden Jokowi dikatakan bahwa Indonesia sudah masuk sepuluh negara aman di dunia, dan hal ini juga mendapat apresiasi kepolisian dalam melakukan upaya pemberantasan dan penanggulangan terorisme.
“Ini merupakan prestasi luar biasa untuk di Bali, semenjak saya menjadi Kapolda sudah membuat satuan tugas CTOC, dimana dari sepuluh kejahatan transnasional itu sudah melaksanakannya,” ujarnya pula.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × four =