Jakpro: Kewenangan Penggunaan LRT AG Di INASGOC

Jakarta, terasnews.id – Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengatakan kewenangan penggunaan kereta ringan atau “light rail transit” rute Kelapa Gading – Velodrome untuk perhelatan Asian Games 2018 ada di Inasgoc.
“LRT sudah siap pada saat Asian Games, mengenai dia dipakai mobilitasnya untuk ini atau untuk itu, yang memiliki kontrol bukan di kami. Tapi ada di pemberi penugasan ke kami, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta dan panitia pelaksana Asian Games, Inasgoc,” kata Satya ketika dihubungi di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan pembangunan LRT sudah berlangsung 70 persen dan diharapkan dapat selesai sebelum “kick-off” perhelatan Asian Games pada 18 Agustus mendatang.
“Jadi saat ini kami fokus pada satu hal bahwa kami ditugaskan untuk membangun fasilitas untuk Asian Games, antara lain LRT ini, itu yang kami kerjakan. LRT sudah siap pada saat Asian Games, mengenai akan dipakai untuk apa, kontrolnya bukan di kami,” tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan LRT batal digunakan untuk perhelatan Asian Games pada Agustus – September 2018 karena pembangunannya tidak dapat selesai dalam kurun waktu empat bulan mendatang.

“(LRT) Tidak bisa di Asian Games itu, tersisa empat bulan. Memang hanya LRT yang di Kelapa Gading (yang memungkinkan selesai), tapi hanya beberapa kilometer. Tapi saya kira tidak terlalu mendesak. ‘Venue’-nya kan banyak, ada di Senayan, Kemayoran, Sunter; ada enam tempat di Jakarta ini. Ini tidak mungkin (menunggu LRT selesai),” kata Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (11/4).
Wapres Kalla mengatakan masih terdapat beberapa persoalan dalam pembangunan LRT, antara lain memerlukan koordinasi dengan transportasi publik lainnya.
“Ini semua harus terkoordinasi. Kalau LRT tidak terkoordinasi dengan MRT, tidak terkoordinasi dengan Busway itu nanti orang akan bingung. Oleh karena itu harus ada otoritasnya, tapi yang soal ini, yang terjadi di kota ini selalu bermasalah,” jelasnya.
Wapres menyarankan agar dibuat jalur khusus untuk kontingen dan pemangku kepentingan saat acara Asian Games 2018, sebagai pengganti dari tidak siapnya LRT digunakan selama Agustus hingga September nanti.
“Oleh karena itu harus diberikan ‘line’-nya. Keputusannya sudah ada, ya itu di sekitar jalan yang dilalui (kontingen) itu, ‘line’-nya harus bebas. Mungkin bisa dibuat satu ‘line’ khusus untuk Asian Games,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 15 =