Habibi Pukul Kepala Ibu Kandungnya Dengan Pepesan Cabe

Muba, terasnews.id- Unit reskrim Polsek Babat Toman berhasil mengamankan Habibi (26), warga dusun IV Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan Musi Banyuasin (Muba) Rabu (14/11/2018).

Pelaku diamankan aparat kepolsian karena tidakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Hosiya (43) yang merupakan ibu kandungnya sendiri. Kronologis bermula Sabtu (6/10/2018) sekira pukul 14.00 Wib. tersangka mendatangi korban yang sedang berada didapur untuk meminta uang sejumlah Rp 2.500.000,- lalu korban menjawab kalau dirinya tidak memiliki uang sebanyak itu.

Merasa tak senang karena tidak diberi uang, pelaku mengambil pipisan cabe yang berada didekatnya dan langsung memukul kepala korban dibagian atas sebanyak satu kali, korban pun berusaha untuk menyelamatkan diri dengan cara berlari menuju keluar rumah.

Namun pelaku yang saat itu sedang emosi mengejar dan menangkap korban, kemudian pelaku memukul kepala bagian atas sebelah kanan korban menggunakan tangan kosong, sebanyak satu kali. Beruntung saat itu ada warga yang mengetahui perbuatan pelaku dan menolong korban, merasa ketakutan hingga pelaku melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar dikepala bagian atas, kening dan pelipis mata sebelah kanan. Dan akhirnya korban melaporkan kejadian yang dilaminya ke Polsek Babat Toman.

Sementara Rabu (14/11/2018) pukul 23.00 WIB, mendapat informasi tentang keberadaan tersangka, unit reskrim Polsek Babat Toman dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Ali Rojikin SH,MH langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku yang saat itu berada dirumahnya didusun IV desa Rantau Kasih.

Mewakili Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE.MM, Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin SH, MH menjelaskan, dari hasil pengakuan tersangka bahwa dirinya melakukan penganiayaan terhadap korban (ibu kandung tersangka) dikarenakan tidak diberi uang untuk membeli sabu-sabu.

“Pelaku juga ada melakukan penganiayaan terhadap adik kandungnyanya sendiri bernama Senin, sekitar satu bulan yang lalu dengan sebilah pisau dan mengenai pinggang sebelah kanan, juga gara-gara tersangka tidak diberi uang untuk membeli sabu-sabu.

Tersangka kita kenakan pasal 44 ayat (1) UU RI No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun penjara. Tegas Kapolsek (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + five =