Gubernur Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Anggaran 2017

Palembang , terasnews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian penjelasan Gubernur Sumsel terhadap raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov Sumsel tahun anggaran 2017, Rabu (11/7). Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh PLT Ketua DPRD Sumsel, Ir H Uzer Efendi MS didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah, M Yansuri dan anggota DPRD Sumsel.

Dalam laporannya Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang dibacakan Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki mengatakan, salah satu kewajiban kepala daerah berdasarkan UU No 17 tahun 2003 tentang keuangan negara dan sejumlah aturan lainnya menyebut bahwa penyampaian raperda mengenai pertanggung jawaban pelaksanaan APBD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir, setelah laporan keuangan pemda diaudit oleh BPKRI.

“Laporan keuangan pemprov Sumsel telah diaudit BPK perwakilan Sumsel, telah diserahkan kepada Gubernur dan DPRD Sumsel pada paripurna sebelumnya dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian,” ucapnya.

Ishak menjelaskan,   realisasi pendapatan tahun 2017 sebesar Rp 8,196 triliun atau 91, 97 persen dengan rincian yakni  pendapatan asli daerah terealisasi Rp 3.032 triliun atau 95,78% dari target sebesar Rp Rp 3.165 triliun.  Pendapatan transfer terealisasi Rp 4.661 triliun atau 70,88% dari target Rp 5,730 triliun dan pendapatan lain lain PAD yang sah terealisasi Rp 1, 103 triliun atau 6,715% dari target Rp 16,428 miliar.

Sementara itu,  untuk realisasi dana BOS sebesar Rp 1,095 triliun dianggarkan pada pendapatan transfer pemerintah pusat, sedangkan realisasi dicatat sebagai lain lain pendapatan yang sah. Dari sisi belanja, realisasi tahun 2017 adalah Rp 5,789 triliun atau 89,89% dari yang direncanakan Rp 6,440 triliun.

“Untuk belanja transfer bagi hasilpajal daerah dan bantuan keuangan terealisasi sebesar Rp 620.830 miliar atau 92.68% dari anggaran sebesar Rp 669.890 miliar. Sedangkan untuk kontrukai pendapatan, belanja dan pembiayaan tahun 2017 sesuai uraian menunjukan adanya silpa sebesar Rp 40.982 milliar yabg akan dimanfaatkan pada perubahan APBD 2018,” katanya.

Kemudian,  lanjut Ishak,  laporan keuangan pemprov Sumsel tahun 2017 menggambarkan bahwa aset mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp 22,164 triliun dari sebelumnya per 31 Desember 2016 sebesar 15,278 triliun. Untuj kewajiban/utang pemprov Sumsel sebesar Rp 1 ,813 triliun dengan rincian piutang dengan pihak ketiga sebesar Rp 1.386 juta yang disebabkan kedudukan pemerintah sebagai pemotong pajak. Pendapatan diterima di muka Rp 141.105 juta merupakan pendapatan retribusi yang telah diterima tapi merupakan hak tahun 2018 puatang beban sebesar Rp 328.402 miliar terdiri dari uang beban transfer bantuan keuangan, utang beban hibah, utang beban pegawai, dan utang beban barang dan jasa; sisanya utang jangka pendek dan utang bagi hasil pajak masing masing Rp 326.652 milliar dan Rp 1.158 triliun yang berasal dari utang bagi hasil pajak kendaraan.

Lebih lanjut Ishak menjelaskan,  Pemprov Sumsel telah berupaya maksimal untuk meningkatkan pembangunan sesuai dengan sekala perioritas yang telah ditetapkan tahun 2017. “Kami juga telah mengoptimalkan sumber sumber pendapatan dan efisiensi belanja sehingga APBD digunakan secara efektif dan efiaien,” katanya.

Namun disisi lain,  sambung Ishak, kondisi perekonomian global, nasional dan kondiai keuangan pemerintah pusat juga berdampak pada capaian APBD. Perubahan Prov Sumsel. Ko diai ini harus diimbangi dengan optimalisasi sunber sunber pendapatan asli daerah, sehingga diharapkan kemandirian pendapatan dapat mengurangi ketergantunga  pada transfer daba dari pusat.

Sementara itu Ketua Dprd Sumsel, Uzer Efendi mengatakan, paripurna inj merupakan tindak lanjut dari paripurna sebelumnya tabggal 28 Mei 2018 dalam rapat paripurna istimewa. Untuk itu DPRD Sumsel telah menyerahkan hasil pemeriksaan atas lappran keuangan pemprov tahun 2017 kepada APBD dan Gubernur Sumsel.

“Kami ucapkan trimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada semua pihak atas semua kerjasamanya. Sehingga laporan keuangan ini berjalan dengan baik dan benar,” pungkasnya.  (yanti)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − ten =