Emas Berjangka Jatuh Di Tengah Penguatan Dolar AS

Chicago terasnews.id – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menetap lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS naik tajam terhadap euro menyusul keputusan Bank Sentral Eropa (RCB) memangkas proyeksi pertumbuhan zona euro.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April turun 1,50 dolar AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 1.286,10 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,82 persen menjadi 97,696 pada akhir perdagangan.

Dolar AS terangkat oleh euro yang melemah tajam setelah RCB memangkas perkiraan pertumbuhan untuk zona euro menjadi 1,1 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,7 persen serta menunda kenaikan suku bunga hingga tahun berikutnya.

Ketika dolar AS menguat maka, emas berjangka biasanya jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi para investor yang memegang mata uang lainnya.

Namun, penurunan emas dibatasi karena indeks-indeks utama Wall Street menurun. Dow turun 0,78 persen menjadi 25.473,23 poin, dan S&P 500 turun 0,81 persen menjadi 2.748,93 poin, sedangkan Nasdaq turun 1,13 persen menjadi 7.421,46 poin.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 4,5 sen AS atau 0,3 persen menjadi ditutup pada 15,04 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 11 dolar AS atau 1,33 persen, menjadi 817,10 dolar AS per ounce.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 1 =