Disdukcapil Gaungkan GISA

Palembang , terasnews.id – Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumsel akan melakukan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (#GISA)  pada 11 Juli mendatang.

Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (#GISA) ini, merupakan sebuah gerekan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya  administrasi kependudukan.

Plt Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Provinsi Sumsel Rehinhard Nainggolan menuturkan, bahwa pelaksaan ini merupakan intruksi dari Menteri dalam negeri RI no 370/837/SJ tentang gerekan Indonesia sadar administrasi kependudukan. Tujuannya supaya lapisan masyarakat dapat memiliki dokumen kependudukan, salah satu dokumen yang sangat mendasar yakni kartu tanda kependudukan (KTP).

“Menindak lanjuti dari pada hasil rapat kerja nasional Dukcapuk, Kementerian dalam negeri dimana rapat tersebut sudah dilaksanakan pada febuari 2018 lalu, yang dirangkai dengan pencanangan gerakan Indonesua sadar akan adminutrasi kependudukan secara nasional yang dicanankan langsung ileh bapak Menteri Dalam Negeri yakni Cahyo Kumolo. Sumatera Selatan Tahun ini, tepatnya 11 juli nanti akan menindak lanjuti mengimplenasikan perintah tersebut dengan melaksanankan secara tingkat provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut Nainggolan menjelaskan,  kegiatan ini secara seremonial juga nelakukan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk perekaman dan pencatatan KTP elektronik. Bagi masyarakat yang Sumsel yang belum memiliki KTP elektronik. Pelayanan ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dari 11 juli hingga 13 juli mendatang. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB. Di Aula Asmara Haji Palembang.

” Pelayanan ini tidak hanya diperuntukan bagi masyarakat palembang saja, tetapi untuk semua penduduk kabupaten kota yang saat ini ada di kota Palembang. Seperti anak sekolah, yang sedang kuliah, bekerja dan lainnya bisa melakukan pelayanan pencatatan dan perekaman KTP karena ini diperuntukan untuk semua masyarakat Sumsel, walaupun mereka berdomisili dikabupaten lain,” jelasnya.

Untuk itu, Nainggolan mengungkapkan, bagi masyarakat yang ingin melakukan pelayanan ini diharuskan untuk membawa Kartu Keluarga (KK), karena ini merupakan syarat yang mendasar. Tidak hanya itu, bagi yang KTP ya sudah rusak bahkan hilang sekali pun bisa dicetatkan ulang KTPnya dan KTP ini berlaku seumur hidup.

” Pelayanan ini gratis tidak dipungut biaya apapun, dan untuk prosesnya bisa ditunggu, semoga saja jaringannya bagus tanpa ganguan jadi bisa menunggu,” ungkapnya

Nainggolan menuturkan,  karena ini pelayanan masa, pasti masyarakat akan membeludak.

“Kami berharap nantinya masyarakat dapat melaksanakan budaya mengantri.Jika pelaksanaan belum berjalan dengan sesuai harapan, contohnya percetakan KTP belum selama hingga hari teakhir pelayanan, dapat mengambil KTP tersebut di Palembang. Bagi mereka yang jauh pasti sulit untuk kekabupaten mereka sendiri, jadi bisa ambil di  Palembang saja. Karena kita juga sudah bekerja sama dengan tim kantor pusat untuk bisa ambil KTPnya di Palembang,” pungkasnya.  (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =