Diduga Laporan Warga Beruge Jalan Ditempat

Muba – terasnews.id – Warga Desa Beruge Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempertanyakan surat pengaduan yang sudah dua kali mereka sampaikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekayu dan Tipikor Polres Muba.

Pasalnya surat laporan secara tertulis tentang dugaan penyimpangan dan penyalagunaan kepala desa Beruge Syamsuri SN dalam mengelolah Dana Desa tahun anggaran 2016-2017 yang telah mereka sampaikan ke Kejari dan Tipikor Polres Muba pada tanggal (12/2/2018) dan surat susulan tanggal (14/3/2018) hingga kini belum ditindaklanjuti.

Warga berharap pihak Kejaksaan maupun Tipikor Polres Muba dapat menindaklanjuti dan mengecek secara langsung ke lapangan guna kebenaran laporan tersebut.

“Menurut cerita Kades sudah dipanggil oleh pihak Tipikor. Sebenarnya bukan itu yang kami harapkan. Pihak terkait seharusnya cek duluh kelapangan dan bertanya langsung dengan kami warga, jangan hanya meminta keterangan sepihak suapaya tau duduk persoalan.

Karena dana Bumdes sebesar Rp 1.40.000,000,- sepengetahuan kami hanya dijadikan usaha dan pembuatan depot sebesar lebih kurang Rp 45.000,000,- tanpa bermusyawarah dengan anggota. Berdasarakan provosal/usulan uasaha itu tabung gas. Ternyata tabung gas sebanyak lebih kurang 300 buah digabung dengan barang-barang manisan yang diluar provosal/usulan.

Usaha tersebut juga dikelolah secara pribadi oleh adik ipar kades tanpa melibatkan anggota yang tercantum dalam provosal, bahkan yang dijadikan anggota oleh adik ipar kades ibu kandung dan istrinya sendiri.

Sementara Dana Kelompok perempuan (KUP) tahun anggaran 2017 tidak ada kegiatan sama sekali (vakum) yang ada hanya topeng belaka. Begitu juga dengan dana karang taruna tahun 2017 tidak disalurkan ke pihak karang taruna.

Sedangkan dana untuk pisik bangunan sebesar kurang-lebih 4.80.000.000,- dibuat jalan setapak dengan ukuran 400 meter, lebar 2 meter tinggi 20 cm itu dikelolah sendiri oleh kades sendiri baik disegi matrial dan pekerjaan borong. TPK tidak difungsikan. Kalau pun ada tanda tangan ketua TPK dalam SPJ itu rekayasa (palsu), sebab ketua TPK tidak menandatangani sama sekali.”Demikian dikatakan Firdaus (pelapor) saat dibincangi Jurnal Sumatra.com Senin (27/3/2018).

Menurut Firdaus laporan itu bukan berarti menuding Kades Korupsi, namun mereka hanya ingin tau sisa dari dana Bumdes tersebut. Firdaus juga berharap ditahun 2018 ini Pemerintah mempending duluh Dana Desa untuk desa Beruge.

“Sebenarnya permasalahan ini sudah kami sampaikan ke pihak Kementrian desa melalui fek. Namun kami dianjurkan untuk melapor ke Kejari Sekayu atau Tipikor Polres Muba. Maka kami buat surat laporan.

Disini kita tidak menuding Korupsi, karena itu rana penyidik. Cuma kami mempertanyakan sesuai laporan. Dana Bumdes itukan sebesar Rp 1.40.000.000,- kemudian digunakan untuk Usaha sebesar Rp 45.000,000,- sisa nya di kemanakan.

Kalau bisa ditahun 2018 ini pihak Kementrian jangan duluh mengucurkan dana untuk desa Beruge sebelum masalah ini selesai. Karena selain prihal tersebut, masih ada indikasi penyimpangan dana lain seperti dana PPK  anggaran 2016 maupun 2017.”Jelas dia.

Ketika dimintai keterangan pihak Tipikor Polres Muba membenarkan adanya laporan warga tersebut, tapi menurut pihak Tipikor terdapat kekeliruan pada laporan.

“Berarti kamu orang ke tiga menanyakan tindaklanjut laporan tersebut. memang ada laporan yang disampaikan warga desa Beruge mengenai dana Bumdes. Kalau dalam laporan itu 1.40.000.000,- namun setelah kami cek dana itu sebesar Rp 1.10,000.000,- termasuk dana oprasional. Makanya kita panggil dan kita meminta photo copy proposal sekaligus mendatangi PMD dan menanyakan berapa jumlah dana tersebut. ternyata memang 1.10.000.000.

Sebenarnya surat laporan itu ditujuhkan ke-Kejari, kami hanya tembusan, lagi pulah kami butuh data untuk turun kelapangan itu, ini akan kita limpahkan ke insvektorat,”Jelas salah satu anggota Tipikor Polres Muba kepada wartawan koran ini kemarin. Sementara pihak Kejaksaan Negeri Sekayu belum berhasil ditemui. (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 − three =