Desa Silawan Prioritaskan Bangun Rumah Layak Huni

. Kupang,  terasnews.id  – Pemerintah Desa Silawan, kecamatan Tasifeto Timur, kabupaten Belu,  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memprioritaskan pembangunan rumah layak huni untuk warganya di wilayah perbatasan negara dengan Timor Leste.
“Masih ada puluhan rumah warga yang beratap daun,  dindingnya bebak,  dan berlantai tanah sehingga diprioritaskan untuk direhabilisasi menjadi rumah yang layak dihuni,” kata Kades Silawan, Ferdinandus Monis Bili ketika dihubungi Antara dari Kupang, Sabtu.
Ia menjelaskan, Desa Silawan memiliki sebanyak 983 kepala keluarga (KK). namun, masih sekitar 55 KK diantaranya memiliki rumah yang belum layak untuk dihuni.
Menurutnya, pembangunan rumah layak huni sudah dilakukan secara bertahap sejak 2016 memanfaatkan alokasi dana dari pemerintah pusat.
Pada 2016, alokasi jumlah rumah warga yang sudah  direhabilisasi sebanyak 17 unit dan di 2017 sebanyak 10 unit.
“Kamipada 2018  akan membangun sebanyak 10 rumah memanfaatkan alokasi dana desa,” katanya.
Ferdinandus mengatakan, Desa Silawan mendapat kucuran dana desa pada  2018 sekitar Rp900 juta atau mengalami kenaikan dari 2017 yang hanya sebesar Rp600 juta lebih.
Dijelaskannya, dana desa yang dikucurkan untuk pembangunan rumah layak huni itu sebesar Rp7,5 juta per KK, termasuk upah kerja.
Dana tersebut, lanjutnya, digunakan untuk pengadaan material atau bahan-bahan bangunan yang dibutuhkan seperti seng, batu bata, semen, pasir, dan lainnya.
“Jadi pembangunan dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan. Pemerintah desa hanya menyiapkan dana untuk pengadaan material bangunan kemudian yang kerjakan itu pemilik rumah,” katanya.
Ferdinandus menambahkan, pembangunan rumah akan dialokasikan secara bertahap setiap tahun hingga mencapai target menuntaskan sebanyak 55 rumah yang tidak layak dihuni.
“Alokasi dana desa yang semakin meningkat setiap tahun ini tentu akan digunakan untuk semakin mempercantik desa karena merupakan beranda terdepan NKRI,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + fourteen =