Bupati Sleman Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup

     Sleman, terasnews.id – Bupati Sleman Sri Purnomo memastikan stok hewan kurban di wilayah setempat cukup untuk perayaan Idul Adha 1439 Hijriah.
“Stok sapi cukup, kemudian jumlah sapi yang bisa disembelih untuk kurban Idul Adha 2018 banyak. Saya tanyai harganya relatif terjangkau, artinya walaupun mendekati hari ‘H’ kurang lebih 13 hari lagi, harganya tidak terlalu naik,” katanya di sela-sela pemantauan di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping di Sleman, Jumat.
Dia mengatakan harga yang masih relatif terjangkau atau tidak melambung tinggi karena stok masih banyak.
“Masyarakat pada umumnya rata-rata membeli sapi kurban dengan kisaran harga Rp19 juta hingga Rp25 juta. Namun juga terdapat beberapa orang membeli secara perorangan hingga kisaran harga Rp60 juta,” katanya.
Sri Purnomo mengimbau kepada masyarakat maupun panitia-panitia penyelenggara penyembelihan hewan kurban melakukan survei harga terlebih dahulu jika hendak membeli hewan kurban.
“Karena di beberapa tempat penjualan hewan kurban harga yang didapat bisa melambung tinggi dan lebih mahal dibandingkan di pasar hewan,” katanya.
Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman Suwandi Aziz yang turut mendampingi Bupati Purnomo dalam pemantauan tersebut, mengatakan ketersediaan ternak di Kabupaten Sleman pada 2018, yaitu sapi 49.275 ekor, kambing 28.480 ekor, dan domba 84.100 ekor.
“Tentunya data tersebut merupakan ketersediaan populasi keseluruhan, untuk yang pejantannya sekitar 30 persen itu ada yang masih muda, ada yang siap potong. Dari 30 persen tersebut kita ambil sekitar 15 persen yang siap dipakai sebagai hewan kurban,” katanya.
Ia mengatakan dari angka pemotongan pada 2017 sekitar 7.000 ekor tidak semuanya dipenuhi oleh wilayah Sleman sendiri.
“Beberapa sohibul qurban (orang yang akan berkurban) mencari hewan yang akan dikurbankan ke luar wilayah Sleman, seperti Muntilan, Klaten, Gunung Kidul. Hal ini tentunya sesuai dengan selera. Jadi kalau dari segi angka sebenarnya cukup tapi selera mereka masing-masing bervariasi,” katanya.
Dirinya juga mempersilakan apabila ada yang akan membeli dari luar wilayah Sleman atau pedagang yang berada di Sleman mendatangkan hewan tersebut dari luar wilayah Sleman.
“Akan tetapi tetap diharuskan memenuhi beberapa syarat, seperti adanya surat keterangan kesehatan hewan sehingga jangan sampai hewan yang masuk atau didatangkan dari wilayah lain membawa penyakit,” katanya.
Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Bupati Sleman Sri Purnomo beserta rombongan menyempatkan berkeliling Pasar Hewan Gamping serta berdialog dengan masyarakat dan para pedagang hewan kurban.
Sri Purnomo juga menyerahkan buku panduan dalam memilih hewan kurban yang tepat kepada masyarakat di pasar hewan tersebut.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + 10 =