Bupati Ajak Masyarakat Waspadai Teroris Di Perbatasan

Pontianak, terasnews.id – Pelaksana tugas Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Agustinus Naon mengajak masyarakat untuk mewaspadai teroris di wilayah perbatasan dan di lingkungan tempat tinggal masyarakat itu sendiri agar terhindar dari tindakan yang berbahaya.
“Dengan adanya penegasan Kapolres terkait mewaspadai teroris tidak menutup kemungkinan bahwa di Bengkayang ada teroris. Hal itu seiring dengan adanya satu orang pelaku diamankan di sebuah warnet di Kecamatan Sungai Raya beberapa waktu lalu. Oleh karena itu atas masalah teroris ini kita meminta perhatian masyarakat Bengkayang agar selalu mewaspadai masuknya teroris di lingkungan sekitar,” ujarnya di Bengkayang, Sabtu.
Agustinus juga meminta masyarakat untuk tidak mengambil langkah sendiri jika menemukan hal yang dicurigai. Masyarakat harus segera melapor kepada aparat keamanan setempat.
“Mari kita jaga Kamtibmas di masyarakat di Bengkayang. Semua berperan untuk menciptakan suasana tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bengkayang, AKBP Permadi Syahids Putra mengatakan terkait potensi gangguan terorisme tersebut telah menjadi perhatiannya dan itu termasuk dalam fokus Operasi Ketupat Kapuas 2018.
“Untuk itu saya mengimbau agar kita selalu menjaga situasi Kamtibmas serta selalu waspada terhadap bahaya ancaman terorisme,” pesannya.
Sementara kata Permadi untuk fokus lainnya dalam operasi ketupat tahun ini yakni  terkait kestabilan harga pangan, kelancaran arus mudik  dan balik, Kamtibmas baik Curat, Curas maupun Curanmor.
“Segera laporkan hal-hal yang melanggar aturan kepada aparat. Mari kita jaga Kamtibmas di Bengkayang,” kata dia.
Sementara itu juga, Wakil Ketua DPRD Bengkayang,  Fransiskus menyampaikan dengan semakin berkembangnya paham radikalisme maka semua pihak harus mewaspadai karena paham tersebut sangat merusak nilai Pancasila, kebhinnekaan dan merongrong NKRI.
“Kita harus waspada karena sudah ada yang ditangkap tentunya pasti ada kemungkinan sel lainnya. Kembali,  saya meminta agar semua pihak harus waspada,” jelas dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − two =