BPJS-KES Ambon Menjamin Pemeriksaan Kanker Metode Papsmear

Ambon, terasnews.id – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS-Kes) Cabang Ambon Alfiana Latumakulita mengatakan pihaknya siap menjamin layanan deteksi dini kanker serviks (DDKS) dengan metode Papsmear.
“Kami sudah melakukan kerja sama dengan Klinik Laboratorium Prodia Cabang Ambon untuk memberikan layanan deteksi dini kanker serviks (DDKS) dengan metode papsmear kepada seluruh perempuan usia produktif yang telah menjadi peserta JKN-KIS,” ujarnya di Ambon, Senin.
Kerja sama ini, lanjutnya, sebagai bentuk program promotof preventif dan menekan jumlah penderita kanker serviks.
Menurut dia, jumlah kasus baru kanker leher rahim (serviks) serta kematian yang diakibatkan terus meningkat setiap tahun. Padahal kanker serviks termasuk jenis kanker yang paling bisa dicegah dan disembuhkan dibanding dengan jenis kanker lainnya  asalkan diketahui sejak dini.
“Layanan pemeriksaan Papsmear ini dijamin oleh BPJS-Kes sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya,” ujarnya.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka peserta akan dirujuk sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dia mengatakan persyaratan mendapatkan pemeriksaan Papsmear ini cukup mudah, yaitu dengan menunjukkan kartu JKN-KIS (BPJS-Kesehatan, Askes, KIS) aktif, wanita yang pernah melakukan hubungan seksual, belum pernah melakukan pemeriksaan IVA/Papsmear 1 tahun terakhir, tidak dalam keadaan haid/hamil.
Pemeriksaan dapat dilakukan tujuh hari pasca haid, tidak boleh menggunakan tampon, jeli, atau Krim Vagina selama tiga hari sebelum pemeriksaan, tidak menggunakan pencuci (dounche) vagina selama dua hari sebelum pemeriksaan, dan tidak boleh melakukan hubungan seksual dalam waktu 2×24 jam sebelum pemeriksaan.
“Sebagai penyelenggara program JKN-KIS, BPJS-Kesehatan siap meminimalisir angka penderita kanker serviks di Indonesia,” ujarnya.
Program pemeriksaan Papsmear tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu dukungan BPJS-Kesehatan terhadap implementasi gerakan masyarakat hidup sehat sebagaimana tertuang dalam instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017.
Dia mengatakan, dengan melakukan upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini melalui program promotif preventif diharapkan meningkatkan kesadaran wanita Indonesia dalam memelihara kesehatan dan mencegah terjadinya gangguan kesehatan atau penyakit serta  meningkatnya derajat kesehatan wanita.
Alfiana menambahkan, pemeriksaan Papsmear ini yang dijamin BPJS-Kesehatan ini dilayani di Klinik Lab. Prodia Cabang Ambon, Jalan Anthony Rhebok No 1B-C Ambon.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 18 =