Aksi Solidaritas Kutuk Pembantaian Muslim Rohingya

Banyuasin,SUMSEL,terasnews.id-Aksi Solidaritas Wartawan, pemuda mahasiswa dan masyarakat Banyuasin bersatu yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat PWI,Ijaba,IWO, BKPMRI, Pemuda Muhammadiyah, AMB, BMI, Pemuda Pancasila, PKS, KKDB dan elemen lainnya mengutuk tindakan keji terhadap muslim Rohingya.
Mereka mendesak aksi keji tersebut di hentikan dan PBB memberikan sanksi tegas terhadap pemerintah Myanmar serta mencabut perhargaan nobel yang disandang Perdana Menteri Myanmar Aung San Suu Kyi.
Aksi solidaritas ini berlangsung di halaman Kantor  Kantor Bupati Banyuasin, Rabu (6/9/2017). Dalam aksi ini dilakukan pembakaran bendera Myanmar, Perdana Menteri Myanmar, dan juga penggalangan dana untuk membantu muslim Rohingya.

Aksi Solidaritas di dua tempat tersebut berjalan aman, lancar dan kondusif,karena mendapat pengawalan petugas dari Polres Banyuasin dan Pol PP Banyuasin.

Sebelumnya aksi yang sama dilakukan di DPRD Banyuasin.

Peserta aksi menyatakan sikap, dimana pernyataan sikap ini  bacakan Korak, Salim yang berisi lima poin yakni  :

  1. Mendukung Upaya yang dilakukam Presiden RI Joko Widodo yang mengirim Menlu RI ke Sekjen PBB Antonio Gutteres serta Kofi Annan yang kini memimpin Advisory Commission on Rakhine State dalam melakukan diplomasi dalam rangka mengambil tindakan nyata terhadap penyelesaian masalah ini

2.Mendesak Kepada Dewan Keamanan PBB untuk mengeluarkan maklumat untuk menghentikan kelejaman militet Myanmar terhadap minoritas Rohingya dan memberikan akses kepada pasukan perdamaian untuk masuk ke negara bagian Rakhine dalam rangka melindungi penduduk atau etnis muslim di Rohingya

  1. Mendesak agar PBB segera memberikan sanksi kepada Pemerintah Myanmar dan seluruh anggota militer Myanmar yang terlibat pembantian terhadap minoritas Rohingya dan mengambil keputusan untuk menjatuhkan Embargo International kepada Myanmat dan segera membuka akses untuk bantuan kemanusian bagi penganut Muslim yang jumlahnya sekitar satu juta orang dan tinggal di negara bagian Rakhie.

4.Mencabut Nobel Perdamaian yang di pegang Perdana Menteri Myanmar Aung San Suu Kyi

  1. Melarang keikutsertaan Myanmar dalam Asian Games 2018. (Bio/Lubis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 1 =