Ajak Pemilih Pemula Awasi Pilkada

Palembang , terasnews.id – Bawaslu Provinsi Sumsel menggelar acara touring pengawasan ke kabupaten/kota di Sumsel, Senin (14/5) . Acara itu diikuti Panwaslu 13 kabupaten dan kota di Sumsel. Acara pembukaan di gelar di halaman kantor Bawaslu Sumsel dipimpin Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi.

Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, sebelumnya pihaknya juga melakukan kegiatan yang sama dimulai dari kantor Bawaslu Sumsel dan melewati 5 kabupaten kota  yang melakukan pilkada di Sumsel. “Hari ini etafe kedua  atau etafe terakhir menjelang Ramadhan. Kita akan melakukan kunjungan  sekaligus sosialisasi  di 4 daerah yang melakukan pilkada. Pertama di Muara Enim , rekan-rekan Muara Enim sudah siap menunggu kita. Kemudian ke Kabupaten Lahat , nanti setelah Isya Allah kita melakukan hal yang sama melakukan sosialisasi  terhadap pemilih pemula, seluruh SMU se-kabupaten Lahat,” katanya.

Junaidi menerangkan, besoknya pukul 07.30 WIB pihaknya melakukan kunjungan ke kabupaten Empat Lawang lalu setelah itu ke kota Pagaralam dan menginap disana.

“Touring itu membutuhkan stamina. Kita harus semangat, butuh disiplin yang tinggi, jadwal sudah diberikan , manual acara sudah di kasih, kita hanya taat  pada manual itu, berangkat pukul 08.00 WIB, tidak ada pemberitahuan dan komando lebih lanjut,” beber Junaidi.

Selain itu lanjut Junaidi, disiplin terkait rute perjalanan, dimana sudah diberikan nomor urut kendaraan 1 sampai 20, tidak ada salip menyalip, tidak ada saling potong. Kegiatan ini tujuannya pihaknya ingin semua pengawas itu melihat daerah yang melakukan pilkada. Pemilih pemula bukan hanya memilih tetapi membantu mengawasi kegiatan kepemiluan. Bukan hanya memilih tapi membantu mengawasi proses di TPS, bahwa pemilih pemula angkanya lebih dari 15 persen, dan itu tinggi sekali. “Kalau pemilih kita hampir 5 , 8 juta ,kalau 15 persen mendekati angka 400 ribu, angka yang sangat banyak pemilih pemula, ketika pemilih pemula membantu kita mengawasi maka semakin enteng pekerjaan kita,” ucapnya.

Sementara itu, peneliti senior dari Jaringan Pendidikan Pemilu Untuk Rakyat (JPPR), Yus mengapresiasi kegiatan tersebut. Bagaimana sekarang semua orang, semua aktor-aktor politik itu melihat Bawaslu seluruh Indonesia. Pasalnya dengan kewenangan yang kuat maka semakin memiliki daya tawar yang tinggi, oleh karena itu , kewenangan, kepercayaan masyarakat, kepercayaan seluruh elemen masyarakat dipegang erat.

“Prinsip kita adalah bagaimana memberikan kontribusi besar terhadap penguatan demokrasi di Republik ini melalui pengawasan. Karena masyarakat menitipkan jaminan pada kita semua bahwa kita menjadi penjamin masyarakat melalui pemilu yang bersih , sehat  , sehingga menjadikan kepemimpinan hasil pemilu itu menjadi kepemimpinan yang kuat. Mari kita jaminkan diri kita  agar masyarakat semakin percaya terhadap pemilu, sebagaimana untuk penguatan demokrasi,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + twenty =