12 Agustus Rapat Pleno Penetapan Gubernur Terpilih 

Palembang , terasnews.id – Gugatan permohonan yang diajukan pemohon Dodi-Giri, pada sengketa pilkada Sumsel telah diputus oleh Mahkamah Konstitusi, tidak dapat diterima. Oleh sebab itu,  KPU Provinsi segera melakukan rapat pleno penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih pada 12 Agustus 2018.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas Ahmad Naafi saat dihubungi via telopon,  Kamis (09/08/2018).

Ahmad Naafi mengatakan,  gugatan paslon nomor 4 Dodi Reza dan Giri Ramanda telah ditolak oleh MK.  Oleh sebab itu,  KPU Sumsel akan segera melakukan rapat pleno Penetapan Gubernur Terpilih pada Minggu 12 Agustus 2018 pukul 10.00 WIB.

“MK telah memutuskan seluruh gugatan,  baik sengketa hasil,  surat keputusan pilkada,  semua ditolak MK.  Termasuk PSU ditolak, ” ujarnya.

Menurutnya,  dengan keluarnya putusan MK maka tidak ada lagi halangan untuk melakukan rapat pleno penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.  “Putusan MK ini berkekuatan hukum tetap dan sudah inkrah.  Jadi 12 Agustus ini akan digelar pleno Gubernur Terpilih 2018,” bebernya.

Sebagaimana diketahui,  dalam sidang putusan MK pada 9 Agustus 2018 , dijelaskan dari jumlah penduduk Sumsel 8.152.528 jiwa,  yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 3.877.626 suara sah.  Sedangkan selisih antara pihak pemohon dan peraih suara terbanyak 193.813 suara atau selisihnya setara mencapai 5 persen.  Oleh sebab itu,

Dimana dalam amar putusan, hakim Mahkamah Konstitusi mengadili dalam eksepsi

  1. Menerima eksepsi Termohon dan Pihak Terkait mengenai kedudukan hukum pemohon
  2. Menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum

edangkan dalam pokok permohonan:

menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 2 =